Archive

Posts Tagged ‘syukur’

Siap Bertemu, Siap Berpisah

December 17, 2010 Leave a comment

Mulai kupahami setitik arti dari semua ini

Bukan tentang pertemuan, bukan tentang perpisahan

Kusyukuri saat kita berjumpa

Kenapa harus menyesali saat tiba waktunya berpisah?

Skenario terbaik adalah milik Sang Pencipta

Tugas kita hanyalah mengambil sikap sesuai tuntunan-Nya

Kalau boleh jujur, takut kehilangan itu pasti

Tetapi mungkin di situlah pelajaran terpenting

Mengenai sabar dan ikhlas atas ketentuan Maha Kuasa

Ya Allah..

Kuatkan hamba dalam perjalanan kali ini, Ya Rabb..

Ringankanlah hatiku untuk selalu berserah atas segala yang Kau putuskan

.

17122010

-Hamba-Mu-

Advertisements

Kita Inginkan vs Kita Butuhkan

November 23, 2010 Leave a comment

Memahami hikmah saat kita tidak mendapatkan apa yang kita “inginkan” sangatlah sulit.

Saat tiba waktunya kita memperoleh yang lebih baik, baru kita sadari & syukuri kenapa kita tidak mendapat yang kita “inginkan” di masa lalu.

Sumber kekecewaan sebenarnya hanyalah perbedaan antara yang kita “inginkan” dengan yang nyata-nyata kita “dapatkan”.

Padahal Allah Maha Tahu, belum tentu yang kita “inginkan” itu baik untuk kita, sehingga kita diberi sesuatu yang lain yang memang kita “butuhkan”.

Andai hati ini selalu bersyukur dan yakin atas apapun yang terjadi sesungguhnya itu baik, maka tidak akan kita sedih atau kecewa dalam hidup ini.

Tapi memang bersyukur itu tidak mudah, kok. Perlu pendalaman, menundukkan diri, dan berhenti membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain.

Tidak mudah bukan berarti tidak bisa, kan? Semoga kita bisa menjadi seseorang yang selalu bersyukur dalam keadaan apapun. (:

.

For all the people with “ikhlas” problem in their heart (including me then),

Intan

Roda Hidup Sedang Berputar

May 26, 2010 2 comments

Roda hidup sedang berputar

Dan kali ini membuatku percaya bahwa ia memang benar-benar berputar

Segala yang kupaksakan di hari kemarin

Yang telah aku ikhlaskan di kemudian hari

Semua kembali dengan sukarela di hadapanku

Hei, dulu aku pernah mengejar mereka

Aku pernah mencari sejuta cara untuk memperolehnya

Namun memang belum waktunya,

dan tidak ada kehendak Allah di dalamnya

Sehingga sekeras apapun dipertahankan, ia tak akan bisa tercanang di sana

Dan roda hidup sedang berputar

Kini setelah aku pasrahkan segalanya

Datanglah mereka dengan sendirinya

Kuyakini dengan satu tujuan segenapnya:

Agar ku tanamkan rasa syukurku dan pasrahku,

hanya kepada-Nya Maha Penentu Segalanya

.

written between unexpected circle in time

-int-