Archive

Posts Tagged ‘mimpi’

Ketika Mimpi Terbentur Kodrat

February 3, 2011 5 comments

Sebelumnya tidak pernah aku kira, bahwa tingginya mimpi-mimpi untuk berkeliling dunia dan semacamnya akan menyentuh sisi terdalam dari sudut hati. Apa yang tampak indah dan berkilau, ternyata belum berarti semua akan indah dan membahagiakan.

Dan aku sampailah pada titik tumpu perasaan dan emosi, sedikit merasa terbebani dengan apa yang dulu aku kejar sebagai suatu ingin dan ambisi.

Menjadi bagian dari Kementerian Luar Negeri, untuk nantinya menjajal penjuru bumi dan negeri untuk mengabdi pada negara, tampak indah pada awalnya. Mengesampingkan kodrat dan melupakannya sejenak, semua begitu cemerlang dan bagai mimpi tertinggi sudah berada dalam genggaman. Tapi bukankah aku ini wanita? Aku terlahir untuk mengabdi pada keluarga. Dan bukan terpisah tidak jelas dari orang terdekat hanya demi membela sebuah kata yaitu “profesi”.

Aku tidak pernah memperhitungkan. Mungkin memang sudah sempat aku prediksikan, tapi tentu kuatnya cita mengalahkan rincian-rincian perhitungan cinta dan hal kecil yang seharusnya turut mengiringi setiap langkah yang akan diputuskan.

Disinilah aku berpijak. Kaki terhentak pada kebimbangan yang nyata. “Apakah mimpi akan cita lebih mulai dibandingkan dengan indahnya cinta? Apakah mengabdi pada profesi lebih baik daripada sebuah predikat sederhana yaitu ‘istri’?

Ya Allah.. Hamba yakin takkan Kau berikan nikmat sekaligus cobaan ini apabila hamba tak mampu untuk menghadapinya di kemudian hari.. Hamba ingin melakukan yang terbaik untuk hidup hamba dan orang-orang di sekitar hamba. Hanya Engkau yang memahami pelik dan galau nurani yang tengah berkecamuk ini. Sungguh kuserahkan semuanya di tangan takdir-Mu, Ya Allah..

Amin, Amin, yaa Robbal Alamin.

Hamba-Mu,
-int-

Menyaksikan Mereka Bahagia

October 12, 2010 7 comments

Just a little note.. Seeing friends and any other people around me finally found their happiness..

Akhir-akhir ini sering banget dapet kabar bahagia dari temen.. Satu dari mereka akhirnya menikah, satu dari mereka akhirnya memperoleh pekerjaan idaman, satu dari mereka ada yang baru saja bertunangan, satu dari mereka ada yang baru aja jadian.

Oh dear friends, I’m so happy for you, guys.. Akhirnya satu chapter penting dalam hidup kalian telah menghampiri dengan indahnya.. Semoga kalian selalu berbahagia ya..

Tapi tak munafik, apa yang terkabar dari mereka akan menjadi satu trigger pertanyaan kecil dalam hatiku.

Kapan giliranku?


Hmm.. Secara teori sih, pekerjaan yang saya jalani sekarang ‘belum’ merupakan destinasi yang membanggakan. Pacar? Tunangan? Apalagi pernikahan?? Huaaa.. One of the most unanswered question of the centuries! Haha..

Tapi yah.. Kali ini nggak ngoyo kok.. Sedang menikmati hidup yang serba ‘pas’ apa adanya. Masih mengejar secercah mimpi.. Berlari kecil sambil menari, di tengah rindangnya belukar sepanjang perjalanan..

Masih banyak yang harus kulakukan sebelum ke episod itu..

..

Regards,

-int-

(Sekedar) Mimpi

September 21, 2010 Leave a comment

Dari mana ku pahami bahwa itu sekedar mimpi

Dari mana pula ku tahui bahwa itu bukan sekedar mimpi

Memang ku panjatkan mohonku pada-Nya

Memang ku inginkan jawaban atas semua kecamuk tanya

Tapi apakah mimpi, sang bunga tidur semalam, iakah jawaban atas hatur doa?

Iakah setitik cahaya atas kabut hangat batin yang mendera sekian lama?

Ah, sekedar mimpi.

Ato memang bukan sekedar mimpi.

.

20092010