Archive

Posts Tagged ‘good’

Apples On Trees

July 6, 2011 3 comments

Women are like apples on trees.

The best ones are at the top of the tree.

The men don’t want to reach for the good ones

because they are afraid of falling and getting hurt.

Instead, they just get the rotten apples from the ground

that aren’t as good, but easy.

So the apples at the top think something is wrong with them,

when in reality, they’re amazing.

They just have to wait for the right man to come along,

the one who’s brave enough to climb all the way to the top.

Advertisements

Good or Bad. Cheery or Sad.

July 22, 2010 Leave a comment

I haven’t wrote anything lately.

But soon..

Soon I will tell you a story.

It can be a good one or bad one..

Cheery one or sad one..

Just wait.

Wait with me.

(And I really hope that it’s gonna be a VERY GOOD one. Amin.)

.

Regards,

-intan-

Categories: Just Me Tags: , , , , , , , , ,

Taxi “Ajaib” Hari Ini

March 3, 2010 4 comments

Saya baru saja turun dari bus di Bungurasih. Seperti biasa saya langsung ‘pasrah’ aja dengan supir-supir taxi yang udah standby di tempat para penumpang turun dari bus untuk ‘jemput bola’. Cukup beberapa magic words yaitu “Taxi Argo, mbak..” dan saya pun setuju saja untuk ikut si supir dan secara resmi saya SAH menjadi customer dia malam ini. Mungkin malah customer satu-satunya kali ya, mengingat ketatnya persaingan untuk mendapatkan penumpang di terminal ini.

Tanpa disangka-sangka, taxi yang saya naiki kali ini cukup ‘ajaib’.. Mulai dari saya melihatnya, menaikinya, dan selama perjalanan bersamanya. Inilah beberapa “keajaiban” taxi kali ini:
1. Taxinya amat sangat jelek. Tapi ya mau gimana lagi ya, supir taxi jelek juga manusia, butuh makan dan menafkahi keluarga.
2. Tiba-tiba ada temen si supir taxi yang tau-tau masuk ke dalam taxi lalu nebeng sampe setengah jalan ke rumah saya. Sempet heran, bingung sejenak dengan keanehan yang seumur-umur baru kali ini saya alami. Selain itu, sebagai bonus mereka berdua sepanjang jalan saling curhat gitu deh.. Saya aja sampe menangkap kisahnya bahwa si penumpang gelap sedang bingung tentang istri-istrinya. Yapp, bingung karena memiliki dua istri. Fiuhhh..sabar ya,pak ‘penumpang gelap’..
3. Tepat saat si ‘penumpang gelap’ itu turun di daerah Jalan Diponegoro, dia masih sempat mengucapkan “Makasih ya, mbak..” dengan begitu sopan. Dan saya pun reflek menjawab dengan ramah “Iya, pak..” Ohh..indahnya dunia ini..hehe..
4. Full AC (Angin Cendela). Pas saya tanya kenapa nggak pake AC, dijawab dengan polosnya, “Iya mbak, tadi temperaturnya naik waktu saya nyalakan. Jadi saya khawatir..” Dalam hati sempet khawatir juga, waduh gimana kalo ada apa-apa di tengah jalan? Tapi herannya, sekali lagi saya tetap enjoy dengan situasi ini. Padahal tadi di sepanjang perjalanan Pasuruan-Surabaya saya dapet bus non-AC tuh. Jadi berharap ngadem di taxi.. Tapi ya nggak papa deh.. Mungkin tema hari ini adalah “Tanpa AC”. Hehe..

Hemm.. Cerita panjang lebar ini sebenernya hanya mengarah ke satu pelajaran bagi diri saya sendiri. Hikmah: “Bila kita selalu berpikir dan bersikap positif, semua hal akan terasa menyenangkan seburuk apapun itu.”

So, be positive, guys.. Good things always come for those who expect for it.

Cheers,
-el-