Archive

Posts Tagged ‘bahagia’

Menyaksikan Mereka Bahagia

October 12, 2010 7 comments

Just a little note.. Seeing friends and any other people around me finally found their happiness..

Akhir-akhir ini sering banget dapet kabar bahagia dari temen.. Satu dari mereka akhirnya menikah, satu dari mereka akhirnya memperoleh pekerjaan idaman, satu dari mereka ada yang baru saja bertunangan, satu dari mereka ada yang baru aja jadian.

Oh dear friends, I’m so happy for you, guys.. Akhirnya satu chapter penting dalam hidup kalian telah menghampiri dengan indahnya.. Semoga kalian selalu berbahagia ya..

Tapi tak munafik, apa yang terkabar dari mereka akan menjadi satu trigger pertanyaan kecil dalam hatiku.

Kapan giliranku?


Hmm.. Secara teori sih, pekerjaan yang saya jalani sekarang ‘belum’ merupakan destinasi yang membanggakan. Pacar? Tunangan? Apalagi pernikahan?? Huaaa.. One of the most unanswered question of the centuries! Haha..

Tapi yah.. Kali ini nggak ngoyo kok.. Sedang menikmati hidup yang serba ‘pas’ apa adanya. Masih mengejar secercah mimpi.. Berlari kecil sambil menari, di tengah rindangnya belukar sepanjang perjalanan..

Masih banyak yang harus kulakukan sebelum ke episod itu..

..

Regards,

-int-

Advertisements

Somebody For Someone

April 22, 2010 4 comments

There’s a deep girl in the corner shop
selling sugar for money in the dead of the night
and her soul’s in the sugar, and her heart’s in the mud
and she crying with a stranger for someone to love
and she sings

Look at me, see me
Look at me, save me
Free me, find me
‘Cause if there’s somebody for someone
Yeah, look at me
Somebody for someone…

Sepenggal lirik lagu dari salah satu band Irish kesukaan saya, The Corrs “Somebody For Someone“. Lagunya memang enak, pas banget dengan selera saya yang notabene identik dengan lagu-lagu easy listening dan agak sedikit mellow. Tapi sebenernya inti dari lagu ini memang sudah tersirat dengan jelas dari judulnya.

Somebody for Someone.

Yakinilah, bahwa memang setiap orang tercipta tak akan sendiri tanpa ada yang menemani. Bahkan sejak awal penciptaan manusia pertama pun yaitu Nabi Adam A.S., Allah pasangkan Hawa untuk menemaninya. Sesimpel itu, sesederhana itu. Agar ada seseorang yang menemani kita sebagai umat manusia dalam mengarungi hidup di dunia ini. Tapi rupanya perubahan jaman merubah pula apa yang menjadi paradigma kita dalam menentukan pencarian teman hidup kita. Read more…