Repost: Ingin Jadi Istri yang Baik? Berikut Tipnya

October 1, 2012 2 comments
.

SETIAP istri ingin memberikan yang terbaik untuk suaminya. Sayangnya, mereka kurang menyadari hal-hal yang kerap memicu hubungan kurang hangat di antara keduanya.

Tapi para istri tak perlu hawatir. Mungkin beberapa tip berikut dapat membantu Anda menjadi istri yang baik:

– Jangan perlakukan suami seperti anak TK.
Anda tak perlu meluruskan kerah atau kemejanya. Cukup memberikannya saputangan dan mengajukan pertanyaan: Sayang, apakah kamu bawa kunci, uang, dan ponsel?

– Jangan mengontrolnya.
Jangan pernah memaksa dia untuk memberi tahu siapa dan tentang apa yang dibicarakannya di telepon. Sebaliknya bersikaplah dengan bijak saat ia menceritakan banyak hal pada Anda.

Hilangkan pula kalimat seperti: “Telepon aku bila kau datang”, “Aku akan khawatir”, “Jangan minum kopi saat perut kosong”, atau “Jangan tinggal terlalu lama”. Kalimat-kalimat itu justru tak membuat hubungan suami istri bergairah.

– Tak menyudutkannya.
Bila ada rencana, berikan kesempatan padanya untuk bermanuver.

– Membantunya.
Jangan biarkan ia bertanggungjawab sendirian untuk setiap persoalan. Anda harus menumbuhkan pikiran bahwa masalahnya juga masalah Anda, itu artinya masalah bersama.

– Tidak mengulangi pertanyaan.
Anda tak perlu menanyakan hal yang sama lebih dari dua kali. Bila Anda melakukannya, secara otomatis, ia akan mengabaikan pertanyaan Anda.

Source: here

Advertisements
Categories: Just Me

La Envidia

September 21, 2012 Leave a comment

¿Que es la envidia?

.

“La envidia” in spanish, or else you can say envy, jealous, etc. This is not the first time I felt this. But just like always, I would found out the reason why not to–but in the very end of time–which I hope would come earlier so I don’t have to felt that way.

La envidia es una forma de demostrar admiracion por otro.

(Envy is a way to show admiration for another)

See, maybe actually I admire this person, but in the other form that a little disturbs me. I won’t say more about this matters. But this post usually become my outer space to release whatever I hold inside myself.

Dear Allah, please reinforced me.. Pull me back from the other-ugly-version of myself that I don’t wanna become to..

“Mocha, ayo pulang..”

September 17, 2012 2 comments

Mocha itu nama landak mini perempuan peliharaan saya dan suami. Beli di Surabaya minggu lalu sepasang dengan landak jantan (namanya Mochi), dan baru sampai di Jakarta (dikirim) hari Rabu, 12 Sept yang lalu. Dia lucu banget tapi sekaligus bandel bangetttt.. Sukanya diajak main ke taman depan rumah, dan kalo nggak diturutin ngambek. Manja juga, kalo minum harus ditawarin. Duh, bandel pokoknya. Tapi kami sayang dia karena dia nggemesin bangett..

Dan pagi ini kami baru sadar kalo dia hilang. Kabur entah kemana.. Sepertinya dia dapat kesempatan lolos dari kandangnya (entah gimana). Kami udah cari kemana-mana tapi gk ketemu juga. Saya sedih bangettt.. karena dia sangat penakut, takut kalo diapa-apain ama kucing, anjing, atau apapun. Khawatir juga gimana makannya, minumnya, mainnya.. hiks.. 😥

Dear Mocha, ayo pulang.. Kami kangen.. Mudah-mudahan kamu bisa pulang lagi yah, nak.. Kalaupun nggak pulang, semoga kamu sehat & baik2 saja dimanapun kamu berada.. Aamiin.

Ini ada satu foto saya bersama Mocha. Hopefully it’s not our first and last photo together..

The Bride & The Groom

September 14, 2012 2 comments

Cuma menyambung postingan Secangkir Kopi kemaren, ada satu foto di resepsi pernikahan kami yang mau saya tunjukkan ke teman-teman sekalian.. hehe.. *narsis kumat*

Categories: Just Me Tags: , , ,

Secangkir Kopi

September 3, 2012 2 comments

Selamat pagi..
Hari ini saya sampai di kantor agak sedikit lebih pagi. Suatu kebanggaan (walaupun hanya lebih pagi 30 menit dari biasanya..LOL) bagi saya yang udah dicap si bos suka dateng siang x). Menikmati secangkir kopi meski enggak modal–alias minta temen–rasanya sedap banget. Dan dengan kenikmatan adanya waktu luang tentunya, karena kemaren seharian kerjaan sudah saya babat habis-bis.

Sambil nyeruput kopi hangat, memikirkan kembali hidup yang sedang saya jalani. Saya sudah menikah lho, btw. Jadi inget punya utang cerita kronologi pertemuan dengan suami di Venezuela.. Iya, beneran. Saya menikah pada tanggal 15 Juni 2012 yang lalu, dan pertemuan dengan suami saya Edwin Moukarrom terjadi di Caracas, Venezuela akhir tahun 2011 silam pada saat saya magang 2 bulan di sana. Tenemos buenos tiempos juntos de verdad. Muy romantico, jejeje..

Saya hanya mengenalnya lebih dekat kurang lebih 3 minggu di sisa waktu saya di Caracas. Kembali ke tanah air 24 Januari 2012, dan tiba-tiba semua ini terjadi.. Pertemuan dengan keluarga suami di Jakarta pada 4 Febr 2012, seharusnya hanya dengan 1 orang kakaknya untuk sekedar menyampaikan titipan dari Caracas. Tapi lha dalah, saya kaget karena tiba-tiba 9 orang keluarganya sudah menanti.. Dan hari itu juga terjadiah ketok palu untuk memutuskan bahwa kami akan menikah di Juni 2012 ini.

Buset dah.. Persiapan demi persiapan yang sangat mendadak. Kalau dihitung-hitung hanya 4 bulan waktu yang tersisa utk segala persiapan. Tapi rupanya Allah Swt memang sudah berkehendak.. Gedung Convention Hall yang biasanya harus dibooking 6 bulan s.d setahun sebelumnya, kosong pada tanggal 17 Juni 2012. Perias manten Benn Bagoes yang pasti full booked, baru saja kosong utk tanggal 15 Juni (akad) dan 17 Juni (resepsi) karena calon pengantin sebelumnya meng-cancel. Luar biasa, inilah kuasa Allah..

Ada peer lagi untuk pengurusan tetek-bengek persuratan di KUA, karena mewajibkan kedua calon menyertakan dokumen semacam KTP dsb. Dan btw, suami saya sudah tidak punya KTP lagi sejak belasan tahun silam krn kelamaan di Caracas.. haha. Kita bingung banget gimana ngurusnya karena tidak bisa diwakilkan, sementara ybs posisi lagi nun jauh di sana di negeri telenovela. Dan sekali lagi kuasa Allah yang berbicara.. Suami mendapatkan tugas dinas untuk ke Jakarta di bulan Maret 2012. Lumayan banget ituuuu.. Tiket seharga kurang lebih 2ribu dolar gratis untuk ngurus ini itu ke KUA! Ya sekalian lah selain dinas.. hehe..

Alhamdulillah semua berjalan lancar. Suami kembali ke Jakarta 3 Juni 2012, dan akhirnya kami resmi menikah di Surabaya 15 Juni 2012. Kami sekarang hidup bersama di Jakarta. Dan mengingat pertemuan+pedekate yang amat sangat singkat yaitu 3 minggu di Caracas, sekarang baru deh kami berpacaran setelah menikah.. hihi..

Inilah beberapa foto prewed kami yang diambil 5 Juni 2012 lalu (suami saya masih jetlag udah diajakin foto-foto..hehe..). Oh iya, foto ini diambil oleh fotografer sekaligus sahabat saya mbak Pungki Renanthera. And I really love the results! (:

Intinya saya sangat bahagia dengan pernikahan “mendadak” ini.. Kaget juga, nggak nyangka tiba-tiba saya sudah jadi istri orang.. hehe.. Sekian dulu ocehan saya. Mau lanjut nyeruput kopi hangat.. *slurrppp*

Hola, Allah..

August 23, 2012 2 comments

Hola, Allah..
¿Que tal?

Saya lagi, saya lagi.. Makhluk-Mu yang datang dan pergi. Datang saat meminta sesuatu, dan pergi lagi setelah memperoleh sesuatu itu. Maafkan ya, Allah.. Sifat dasar manusia itu memang kental melekat pada manusia ciptaan-Mu yang ini.

Kali ini hamba datang lagi, untuk meminta lagi. Satu hal lagi, yang nanti pun akan bercabang menjadi permintaan yang lain-lainnya lagi..

Bolehkah kami memilikinya, ya Allah?
Bolehkah..?

Engkau Maha Tahu dan Paling Tahu jika memang sudah waktunya kami memperolehnya.

Bismillah.. Ojala.. (:

.

Intan y Edwin

Yo Amo Venezuela

April 24, 2012 4 comments

Yo amo Venezuela.

Or else you can say in english, “I love Venezuela”.

Why?

You guys will found out the reason soon. Very soon.. (:

Regards,

Intan

Categories: Just Me Tags: , , , , , , ,