Home > At The Heart Corner > Ketika Mimpi Terbentur Kodrat

Ketika Mimpi Terbentur Kodrat

Sebelumnya tidak pernah aku kira, bahwa tingginya mimpi-mimpi untuk berkeliling dunia dan semacamnya akan menyentuh sisi terdalam dari sudut hati. Apa yang tampak indah dan berkilau, ternyata belum berarti semua akan indah dan membahagiakan.

Dan aku sampailah pada titik tumpu perasaan dan emosi, sedikit merasa terbebani dengan apa yang dulu aku kejar sebagai suatu ingin dan ambisi.

Menjadi bagian dari Kementerian Luar Negeri, untuk nantinya menjajal penjuru bumi dan negeri untuk mengabdi pada negara, tampak indah pada awalnya. Mengesampingkan kodrat dan melupakannya sejenak, semua begitu cemerlang dan bagai mimpi tertinggi sudah berada dalam genggaman. Tapi bukankah aku ini wanita? Aku terlahir untuk mengabdi pada keluarga. Dan bukan terpisah tidak jelas dari orang terdekat hanya demi membela sebuah kata yaitu “profesi”.

Aku tidak pernah memperhitungkan. Mungkin memang sudah sempat aku prediksikan, tapi tentu kuatnya cita mengalahkan rincian-rincian perhitungan cinta dan hal kecil yang seharusnya turut mengiringi setiap langkah yang akan diputuskan.

Disinilah aku berpijak. Kaki terhentak pada kebimbangan yang nyata. “Apakah mimpi akan cita lebih mulai dibandingkan dengan indahnya cinta? Apakah mengabdi pada profesi lebih baik daripada sebuah predikat sederhana yaitu ‘istri’?

Ya Allah.. Hamba yakin takkan Kau berikan nikmat sekaligus cobaan ini apabila hamba tak mampu untuk menghadapinya di kemudian hari.. Hamba ingin melakukan yang terbaik untuk hidup hamba dan orang-orang di sekitar hamba. Hanya Engkau yang memahami pelik dan galau nurani yang tengah berkecamuk ini. Sungguh kuserahkan semuanya di tangan takdir-Mu, Ya Allah..

Amin, Amin, yaa Robbal Alamin.

Hamba-Mu,
-int-

  1. santi
    February 4, 2011 at 3:18 am

    Asl…
    I don’t know exactly what’s happening with U or your feeling this time.
    Tapi,cuma ada satu saran dariku buat intan.
    Apa yang terjadi di dunia ini adalah atas kehendakNya dan selalu ada hikmah dibalik semuanya.Semoga intan bisa menjalani kehidupan intan kedepan di Deplu sekaligus sebagai seorang wanita pada kodratnya.Amin.
    tetap semangat ya.

  2. Farida
    February 7, 2011 at 9:30 am

    Semangat sista,,,
    jangan pernah berhenti berdoa pada Sang Penggenggam takdir untuk kebaikan di setiap detik hidup kita,,,
    dan jangan pernah berhenti membayangkan indahnya panggilan “sayang” dari separuh jiwa qt dan “bunda” dari malaikat kecil qt kapan pun saat mereka membutuhkan qt, keindahan terletak di situ bukan hanya sekedar “kodrat”
    *provokator iki,,hehe,,, ditunggu telp2nya🙂

  3. cesa
    March 2, 2011 at 7:15 am

    Hmm semogaa tercapai cita n cintamu..
    Ikhtiar dan berdoa..
    G usah terlalu dipikirin siapa jodohnya, tp yg lbh perlu mempersiapkan diri, meningkatkan nila diri utk menyambut jodoh itu. ^_^

  4. soulless
    August 15, 2011 at 4:43 pm

    buat saya ga ada mimpi yang terbentur kodrat, atau angan2 yang tak kesampaian. yang ada hanyalah apa yang kita dapat, apa yang kita harapkan tapi tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan oleh pikiran.. bukankah Sang Pencipta lebih tahu dan mengerti, sudah menjamin, dan pasti akan memberikan apa yang DIBUTUHKAN oleh hambaNya?? malah saya pikir mbak, dapet job di deplu, enak lho, bisa dapet suami bule hehehe.. impian cewe2 indonesia tuh, dapet suami bule, biar memperbaiki keturunan (katanya,,) , trus uang belanja’y dollar (katanya .. juga) .. tapi dibalik itu semua, Tuhan pasti punya the best plan.. and last thing,,, bukankah Qalbu lebih indah daripada mind??

    • August 16, 2011 at 4:09 am

      hi there.. thx for the respond..

      haha.. dapet suami bule?? waduh..klo utk yg satu itu saya masih cinta produk Indonesia, deh..hehe.. Iya saya setuju kok klo Tuhan akan memberikan yg kita butuhkan dan bukan berarti itu akan sama dgn yg kita inginkan. Ya tulisan ini utk melepas kegalauan yg terjadi di saat itu krn ada sesuatu hal.. but thx anyway for ur opinion. (:

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: