Home > Just Me > Ketika Nasionalisme Dipertanyakan

Ketika Nasionalisme Dipertanyakan

Cukup berat ya tulisan saya kali ini? Hehe.. Enggak juga kok, karena saya memandangnya dari kacamata seorang karyawan swasta yang biasa-biasa saja, bukan politikus atau pengamat politik yang sangat paham seluk-beluk ‘nasionalisme’.

Saya tertarik aja membahas fenomena Ibu Sri Mulyani yang menghebohkan karena siap mundur dari jabatan Maha-Bergengsi di Kabinet yaitu Menteri Keuangan. “Sayang banget, Ibu.. Karena Ibu lah yang paling pantas dan mumpuni dalam menjalankan amanah sebagai Menkeu..”. Rata-rata itulah yang saya tangkap dari timeline account Twitter saya. Reputasi beliau memang te-o-pe be-ge-te. Mungkin untuk lebih lengkapnya kita bisa googling aja. Tapi yang jelas sih beliau mampu mengangkat Indonesia untuk melewati masa krisis sekitar Agustus 2008. Plus beliau termasuk jajaran 30 Besar Wanita Paling Berpengaruh Dunia versi majalah Forbes yang bahkan mengalahkan Hillary Clinton, menurut sumber di salah satu website.

Aduh.. kurang hebat apa coba?? Tapi dasar negara Indonesia, orang pintar yang jelas-jelas dihargai oleh dunia, di negeri sendiri dibuang-buang. Tentu nggak salah kalo ada satu tweet temen saya Tegar Adidharma yang me-retweet artikel dengan kalimat “Orang Indonesia berotak encer & jago akademik bisa kaya raya, asal jangan tinggal di Indonesia”. Wah.. memang kita harus mengelus dada, menunjukkan sedikit keprihatinan dengan kondisi ini. Tapi mau gimana lagi karena itulah kenyataannya.

Semua orang yang diulas di artikel itu memang kawan kita sebangsa, setanah air, satu tumpah darah satu, Indonesia. Tapi mereka juga manusia yang memiliki hak untuk memilih apa yang terbaik bagi mereka. Dihargai di negeri orang daripada di negeri sendiri, tentu akan lebih baik bagi mereka yang memang membutuhkan pengakuan atas kemampuan mereka. Tetapi kalau sudah begini, dimanakah letak Nasionalisme? Dimanakah letak perjuangan bagi negeri ini? Negeri tercinta, Ibu Pertiwi?

Saya tentu hanya orang awam yang melihat dari kacamata saya sendiri. Tapi sebenarnya, pentingkah nasionalisme?

Ternyata TIDAK JUGA. Dalam suatu artikel disebutkan:

Rasulullah SAW bersabda “Bukan termasuk Ummatku orang yang mengajak pada Ashabiyah, dan bukan termasuk ummatku orang yang berperang atas dasar Ashabiyah, dan bukan termasuk ummatku orang yang mati atas dasar Ashabiyah.“(HR.Abu Dawud). Islam tidak kenal dengan namanya nasionalisme, maksudnya itu tidak diajarkan oleh Islam bahkan harus dijauhi, tidak boleh diperjuangkan. Paham seperti ini dalam Al-Quran dikenal dengan ashabiyah. Rasulullah mempersatukan kaum muhajirin dan anshor dengan satu landasan yaitu akidah Islamiyah. Bukan karena landasan nasionalisme atau yang lainnya. Rasulullah mengumpamakan kita seperti satu tubuh yang saling melengkapi satu sama lain.

Ternyata tidak perlu nasionalisme yang berlebihan, yang cenderung untuk memisah-misahkan. Intinya adalah “saling melengkapi satu sama lain”. Wow.. Saya benar-benar baru tahu tentang hal ini.. Dan hal ini rupanya tidak diketahui secara umum juga, karena saya mengira nasionalisme itu didukung dalam Islam, sesuai sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia yang banyak berpondasi dalam semangat jihad pasukan berani mati yang dipadukan dengan nasionalisme.

Namun singkat saja saya sudahi, tentu semua kembali kepada niat masing-masing. Memilih untuk dihargai di luar negeri, atau bertahan di negeri sendiri, selama semuanya didasarkan atas satu tujuan yaitu ibadah, tentu akan sama di mata Allah SWT.

Dan apapun itu, selama kita memiliki niat yang baik, pasti akan berakhir baik pula.

.

Regards,

-int-

  1. tara
    May 6, 2010 at 9:52 am

    Nice post!

  2. May 6, 2010 at 12:17 pm

    nasionalisme itu cinta tanah air toh, apakah cinta perlu dipertanyakan? salam kenal Mbak….

    • May 7, 2010 at 12:56 am

      a very sharp response.. thanks a lot..
      salam kenal jg ya.. (:

  3. May 10, 2010 at 1:22 pm

    Great points! I will be checking back here often!

    • May 12, 2010 at 1:20 am

      thanks a lot!
      nice to meet u.. (:

  4. teguhngefriend
    April 13, 2012 at 9:06 am

    Memberi pemahaman yang komprehensif. Selamat! Main-main juga ya, ke teguhngefriend.wordpress.com ya….

  5. August 11, 2012 at 9:55 pm

    Salam persatuan Indonesia!

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: