Archive

Archive for May, 2010

Puisi BJ Habibie Untuk Istri Tercinta

May 27, 2010 4 comments

Woops.. ternyata puisi di bawah yg sudah terlanjur saya posting ini bukan karangan BJ Habibie.. Namun entah hoax atau tidak, saya rasa isinya cukup menyentuh hati, karena melukiskan apa yang kita tangkap dari kisah cinta beliau dengan sang istri..

—————————————————————————————————————————————

Sedikit mengutip jajaran kata indah dari Bapak Mantan Presiden BJ Habibie yang ditujukan kepada mendiang istrinya, Ibu Hasri Ainun Habibie yang baru saja menghembuskan nafas terakhir beberapa hari lalu. So this is a true love.. Indeed..

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada air mata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada.
Aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
Kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

Selamat jalan sayang,

Cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

Selamat jalan,

Calon bidadari surgaku ….

BJ.HABIBIE

(Source: www.kaskus.us)

Advertisements

Roda Hidup Sedang Berputar

May 26, 2010 2 comments

Roda hidup sedang berputar

Dan kali ini membuatku percaya bahwa ia memang benar-benar berputar

Segala yang kupaksakan di hari kemarin

Yang telah aku ikhlaskan di kemudian hari

Semua kembali dengan sukarela di hadapanku

Hei, dulu aku pernah mengejar mereka

Aku pernah mencari sejuta cara untuk memperolehnya

Namun memang belum waktunya,

dan tidak ada kehendak Allah di dalamnya

Sehingga sekeras apapun dipertahankan, ia tak akan bisa tercanang di sana

Dan roda hidup sedang berputar

Kini setelah aku pasrahkan segalanya

Datanglah mereka dengan sendirinya

Kuyakini dengan satu tujuan segenapnya:

Agar ku tanamkan rasa syukurku dan pasrahku,

hanya kepada-Nya Maha Penentu Segalanya

.

written between unexpected circle in time

-int-

Maafkan.. Karena Aku dan Kamu Salah

May 17, 2010 4 comments

Dan aku tak menyangka hal ini bisa sampai terjadi

Tapi aku tahu tak ada yang salah di antara kita

Atau demi keadilan, kita berdua saja yang salah

Aku salah, karena aku memberi komen yang korektif dan destruktif seperti katamu

Kamu salah, karena kamu mengira aku memberi komen yang korektif dan destruktif seperti katamu

Aku salah, karena aku terlalu takut untuk memahami bahwa kamu telah berubah

Kamu salah, karena kamu takut untuk mengakui bahwa kamu memang berubah

Aku salah, karena tanpa sadar aku telah menyinggung perasaanmu

Kamu salah, karena kamu pun dengan sengaja menyinggung perasaanku

Teman..

Aku hanya terlalu tidak ingin melihatmu berubah menjadi seseorang yang lain dari yang selama ini kukenal

Aku hanya mencoba peduli, tetapi aku salah mengungkapkannya

Maafkan..

Aku hanya khawatir, kamu akan lupa siapa jati dirimu sebenarnya yaitu sahabat yang baik dan rendah hati yang selama ini kami sayangi karena kesederhanaan dan pendirian dalam sikap

Aku hanya tak ingin, kamu berubah menjadi seseorang yang lupa siapa dirinya

Semoga kamu mau memaafkanku, karena apapun yang terjadi kau akan selalu menjadi sahabat terbaikku.

.

For my best friend CB somewhere,

-int-

Kutunggu Dirimu, Lindy..

May 13, 2010 3 comments

Repost aja.. Tapi beneran deh ak mau banget nunggu dia rilis di Indonesia!! Huhuu.. ):

“Masih ingat dong dengan hp samsung corby, produk besutan vendor dari Korea ini memang bener2 mumpuni, Nah samsung mengeluarkan varian terbaru hp samsung terbaru namanya samsung M5650 Lindy. Harga Samsung M5650 Lindy memang belum dikeluarkan secara resmi di Indonesia tetapi sebagai gambaran harga samsung lindy yang disebut2 sebgai kembaran samsung corby ini berkisar USD $ 221, sedikut lebih mahal dari si imut corby.

harga dan spesifikasi samsung Lindy M5650

Perbadaan harga ini tentu dibarengi oleh fitur Samsung M5650 Lindy yang ciamik. Spesifikasi samsung lindy yang cukup menonjol adalah handphone samsung terbaru ini mendukung photo snapper, nah yang hoby fotografi pasti tahu maksudnya. pengguna handphone Samsung Lindy bisa menikmati semua fitur samsung corby, so anda uga bisa melakukan koneksi 3G dan fasilitas Wi-fi untuk mengetahuinya silahkan lihat posting spesifikasi samsung corby.

Fitur tambahan yang ada pada hp samsung lindy adalah koneksi HSDPA 7.2Mbps, video call, Wi-Fi dan dukungan kamera 3 MP plus resolusi QVGA pada dispaly touchscreenya, untuk keperluan multimedia ada fitur control music. Dimensi Samsung M5650 Lindy 106x57x12 mm dengan bobot 98 gram.

Yang menarik meskipun produk hp samsung terbaru ini bukan termasuk jajaran smartphone, tetapi beberpa teknologi canggih yang jamak ada pada smartphone sperti interface TouchWiz, Finger zoom dan unlock smart serta 3.5 mm audio jack dan beberap fitur smartphone lain ikut dibenamkan didalam ponsel samsung terbaru ini.”

My Family (In The Office)

May 11, 2010 Leave a comment

Please meet my family in the office.. Here they are.. (:

P.S.

I heart them much.

.

Regards,

-int-

Ketika Nasionalisme Dipertanyakan

May 6, 2010 8 comments

Cukup berat ya tulisan saya kali ini? Hehe.. Enggak juga kok, karena saya memandangnya dari kacamata seorang karyawan swasta yang biasa-biasa saja, bukan politikus atau pengamat politik yang sangat paham seluk-beluk ‘nasionalisme’.

Saya tertarik aja membahas fenomena Ibu Sri Mulyani yang menghebohkan karena siap mundur dari jabatan Maha-Bergengsi di Kabinet yaitu Menteri Keuangan. “Sayang banget, Ibu.. Karena Ibu lah yang paling pantas dan mumpuni dalam menjalankan amanah sebagai Menkeu..”. Rata-rata itulah yang saya tangkap dari timeline account Twitter saya. Reputasi beliau memang te-o-pe be-ge-te. Mungkin untuk lebih lengkapnya kita bisa googling aja. Tapi yang jelas sih beliau mampu mengangkat Indonesia untuk melewati masa krisis sekitar Agustus 2008. Plus beliau termasuk jajaran 30 Besar Wanita Paling Berpengaruh Dunia versi majalah Forbes yang bahkan mengalahkan Hillary Clinton, menurut sumber di salah satu website.

Aduh.. kurang hebat apa coba?? Tapi dasar negara Indonesia, orang pintar yang jelas-jelas dihargai oleh dunia, di negeri sendiri dibuang-buang. Tentu nggak salah kalo ada satu tweet temen saya Tegar Adidharma yang me-retweet artikel dengan kalimat “Orang Indonesia berotak encer & jago akademik bisa kaya raya, asal jangan tinggal di Indonesia”. Wah.. memang kita harus mengelus dada, menunjukkan sedikit keprihatinan dengan kondisi ini. Tapi mau gimana lagi karena itulah kenyataannya.

Semua orang yang diulas di artikel itu memang kawan kita sebangsa, setanah air, satu tumpah darah satu, Indonesia. Tapi mereka juga manusia yang memiliki hak untuk memilih apa yang terbaik bagi mereka. Dihargai di negeri orang daripada di negeri sendiri, tentu akan lebih baik bagi mereka yang memang membutuhkan pengakuan atas kemampuan mereka. Tetapi kalau sudah begini, dimanakah letak Nasionalisme? Dimanakah letak perjuangan bagi negeri ini? Negeri tercinta, Ibu Pertiwi?

Saya tentu hanya orang awam yang melihat dari kacamata saya sendiri. Tapi sebenarnya, pentingkah nasionalisme?

Ternyata TIDAK JUGA. Dalam suatu artikel disebutkan:

Rasulullah SAW bersabda “Bukan termasuk Ummatku orang yang mengajak pada Ashabiyah, dan bukan termasuk ummatku orang yang berperang atas dasar Ashabiyah, dan bukan termasuk ummatku orang yang mati atas dasar Ashabiyah.“(HR.Abu Dawud). Islam tidak kenal dengan namanya nasionalisme, maksudnya itu tidak diajarkan oleh Islam bahkan harus dijauhi, tidak boleh diperjuangkan. Paham seperti ini dalam Al-Quran dikenal dengan ashabiyah. Rasulullah mempersatukan kaum muhajirin dan anshor dengan satu landasan yaitu akidah Islamiyah. Bukan karena landasan nasionalisme atau yang lainnya. Rasulullah mengumpamakan kita seperti satu tubuh yang saling melengkapi satu sama lain.

Ternyata tidak perlu nasionalisme yang berlebihan, yang cenderung untuk memisah-misahkan. Intinya adalah “saling melengkapi satu sama lain”. Wow.. Saya benar-benar baru tahu tentang hal ini.. Dan hal ini rupanya tidak diketahui secara umum juga, karena saya mengira nasionalisme itu didukung dalam Islam, sesuai sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia yang banyak berpondasi dalam semangat jihad pasukan berani mati yang dipadukan dengan nasionalisme.

Namun singkat saja saya sudahi, tentu semua kembali kepada niat masing-masing. Memilih untuk dihargai di luar negeri, atau bertahan di negeri sendiri, selama semuanya didasarkan atas satu tujuan yaitu ibadah, tentu akan sama di mata Allah SWT.

Dan apapun itu, selama kita memiliki niat yang baik, pasti akan berakhir baik pula.

.

Regards,

-int-

Kesaksian Mati Suri (Repost)

May 5, 2010 4 comments

Artikel yang sangat bagus.. Semoga memberi hikmah..

Kesaksian Warga Bengkalis yang Mati Suri dalam Temu Alumni ESQ ‘Menyaksikan Orang Disiksa dan Ingin Kembali ke Dunia’.

Pengalaman mati suri seperti yang dialami Aslina, telah pula dirasakan banyak orang. Seorang peneliti dan meraih gelar doktor filsafat dari Universitas Virginia Dr Raymond A Moody pernah meneliti fenomena ini. Hasilnya orang mati suri rata-rata memiliki pengalaman yang hampir sama. Masuk lorong waktu dan ingin dikembalikan ke dunia. Read more…

Categories: Just Me Tags: