Archive

Archive for April, 2010

Tidak Bersyukur

April 29, 2010 4 comments

Dan rasa-tidak-bersyukur itu datang lagi.

Tidak bersyukur karena aku merasa aku diperlakukan tidak adil. Tidak bersyukur karena aku merasa diperlakukan berbeda. Tidak bersyukur karena aku berada dalam lingkar batas yang tidak jelas, antara ada dan tiada.

ADA: karena aku memegang peranan penting bagi orang-orang di sekitarku dan secara nyata aku memang ada.

TIADA: karena aku dibedakan dengan teman sebayaku. Sendiri memikul beban yang mereka tidak tahu seberat apa, dan tidak akan pernah tahu seberat apa.

Aku penting. Aku penting. Aku penting. Tapi mengapa tidak ada yang peduli dengan hal-hal yang penting bagiku?

Hanya satu kupinta saat ini, aku bisa bertahan hingga aku berhasil membawa diriku ke tempat yang jauh lebih baik, jauh lebih mengerti, jauh lebih peduli, bukan hanya sebatas sederet angka yang tertera di slip gaji.

Aku bukan mengeluh, tapi aku hanya tidak bersyukur. Karena mengeluh adalah suatu yang dilakukan karena ada ketidakpuasan di sana. Aku bukan tidak puas. Aku sedih. Namun tak tahu haruskah bersedih atau tidak. Karena itu aku menyebutnya tidak bersyukur. Apabila mengeluh adalah -1 di dalam angka, dan syukur adalah +1, maka tidak bersyukurku adalah 0 yaitu kosong.

Dan aku pun tetap berusaha menjaga hati yang tidak bersyukur ini agar bersyukur, dan jauh aku menghindarkan diri dari mengeluh.

Allah SWT, Penguasa Semesta Alam, maafkan hamba yang tidak bersyukur, namun aku tak ingin kufur, Ya Rabb. Kuatkanlah hamba-Mu ini. Amin.

.

(catatan kecil di tengah gejolak hati saat berada di antara ingin pergi namun tak bisa berlari)

Somebody For Someone

April 22, 2010 4 comments

There’s a deep girl in the corner shop
selling sugar for money in the dead of the night
and her soul’s in the sugar, and her heart’s in the mud
and she crying with a stranger for someone to love
and she sings

Look at me, see me
Look at me, save me
Free me, find me
‘Cause if there’s somebody for someone
Yeah, look at me
Somebody for someone…

Sepenggal lirik lagu dari salah satu band Irish kesukaan saya, The Corrs “Somebody For Someone“. Lagunya memang enak, pas banget dengan selera saya yang notabene identik dengan lagu-lagu easy listening dan agak sedikit mellow. Tapi sebenernya inti dari lagu ini memang sudah tersirat dengan jelas dari judulnya.

Somebody for Someone.

Yakinilah, bahwa memang setiap orang tercipta tak akan sendiri tanpa ada yang menemani. Bahkan sejak awal penciptaan manusia pertama pun yaitu Nabi Adam A.S., Allah pasangkan Hawa untuk menemaninya. Sesimpel itu, sesederhana itu. Agar ada seseorang yang menemani kita sebagai umat manusia dalam mengarungi hidup di dunia ini. Tapi rupanya perubahan jaman merubah pula apa yang menjadi paradigma kita dalam menentukan pencarian teman hidup kita. Read more…

Happy Holidays (With Low Cost)

April 20, 2010 5 comments

Morning, all! 😀

Pagi ini saya sangat bersemangat untuk bekerja.. Mengingat persiapan kemarin yang sangat heboh dalam menyambut PresDir datang berkunjung, dan kami semua berhasil melaluinya dengan baik.. Great! Tapi tiba2 pagi ini saya udah kepikiran untuk merencanakan kegiatan weekend ini..*padahal kan masih hari Selasa ya..haha..

Sebenernya saya sedang berpikir, gimana caranya untuk spend great times without spend great money untuk tema weekend kali ini. Dikarenakan sejak akhir tahun lalu saya hampir selalu spend hard untuk bepergian mengisi waktu, maka saya mulai merasakan kemelaratan yang akhirnya memotivasi untuk kreatif dalam merencanakan liburan yang menyenangkan tanpa harus ‘jatuh miskin’.. hehe. Mungkin beberapa yang bisa dilakukan tuh..

  1. Liburan murah meriah adalah nonton film di rumah aja.. Nyewa DVD / VCD, ato nonton hasil download di internet..*ups ketauan* Hehe.. Kayaknya dijamin murah meriah! Hehe...
  2. Main game PC atau play station di kamar seharian berjam-jam.. Dikombinasikan dengan telat mandi ato bahkan enggak mandi (waduh) kayaknya pasangan sempurna.. Dan biasanya juga bakalan telat makan nihh,, itung-itung diet tanpa disadari.. haha...
  3. Online..online.. Terserah online darimana aja dengan media apa. Bisa browsing pake laptop, ato Blackberry-an seharian juga boleh.. Yang jelas bakalan ampuh untuk “lupa waktu”. Murah juga kan? Tanpa perlu biaya transport, ato jajan nggak jelas di luar rumah..
  4. Kalo emang terpaksa banget harus bergegas untuk keluar rumah, boleh lah berkunjung ke tempat-tempat yang memang untuk tujuan wisata dan bukan tujuan belanja. Please deh ya, jangan ke MALL!! NO!! Itu bukan malah menghindari mengeluarkan uang, malah tempat menghabiskan uang. Pergi ke tempat wisata yang tidak terlalu jauh dari rumah.. Mungkin ke taman kota, museum, kebun binatang, pantai lokal, akan menjauhkan kita dari hasrat belanja. (sok bijak deh ah, padahal saya sendiri enggak yakin apa bisa melakukannya..:D) .
  5. Bikin kerajinan something.. Melukis, menggambar, merajut, ato apa lah yang bisa mengalihkan keinginan untuk keluar rumah. .
  6. Bertemu teman-teman, janjian untuk berkumpul saling temu kangen di salah satu rumah yang bersedia disinggahi. Masing-masing membawa cemilan untuk temen ngobrol, sekalian juga bawa games seperti kartu, monopoli, ato Uno, boleh juga bawa DVD film as mentioned in point 1.

Yahh, mungkin ini beberapa ide dari saya.. Seems fun, right?? And low cost for sure.. 😀

Have a happy holidays, all!

.int.

Love Quotes Pages

April 16, 2010 Leave a comment

I’ve just added a new page in my blog.

It’s a Love Quotes page.

Nothing special, just a copy paste of images from all sources in the internet, but it’s just something that might reminds me of all things about love.

Hopefully it can be an inspirational source for all of you..

.

Regards,

.int.

Renee Olstead – Hold Me Now

April 14, 2010 Leave a comment

Renee Olstead – Hold Me Now

How strange it feels to miss you
Standing right before you
Yet, good times seem so far and few
I‘ve begun pretending
Not to see an ending
But, it’s all coming into view

So, hold me now
Hold me fast
Pretend it’s not gonna be the last time that we love
Hold me like we’ll love forever

Hold me now
I can’t believe we’re making our last memories
It’s not enough
Hold me like we’ll love forever

It seems that you’ve grown tired
Of the one you once desired
But I’ve not wanted none but you
Oh do you think you could find a way
To love me again someday
There’s nothing else that I can do

So, hold me now
Hold me fast
Pretend it’s not gonna be the last time that we love
Hold me like we’ll love forever

Hold me now
I can’t believe we’re making our last memories
It’s not enough
Hold me like we’ll love forever

And now it seems
All that’s left to dreams for arms to hold
I’m holding on, but the loves already gone
So, hold me now

Oh, so hold me now
Hold me fast
Pretend that it’s not gonna be the last time that we love
Hold me like we’ll love forever
Hold me now
I can’t believe we’re making our last memories
It’s not enough
Hold me like we’ll love forever
Just hold me now
Hold me now
Just hold me ~

Download Renee Olstead – Hold Me Now mp3

Elvitria Ijah Novita

April 8, 2010 Leave a comment

Sejak kapan namaku ganti?

Barusan hape bunyi ada telpon masuk.

Aku: “Halo?”

Dia: “Halo, mbak Ijah? Iki bener toh mbak Ijah?”

Aku: (Glek. Sejak kapan namaku jadi Elvitria Ijah Novita..?)

.

As posted in Twitter and Facebook, 08 April 2010.

Categories: Just Me Tags: , ,

Et ‘Toujours Là’ est Mieux Que ‘Parfois Seul’

April 7, 2010 Leave a comment

Et ‘toujours là’ est mieux que ‘parfois seul’.

And ‘always there’ is better than ‘sometimes alone’.

Today, indirectly and smoothly I complain again through my Twitter about my lonely feeling as a single women without any partner in life called boyfriend or fiance. I know, I know.. it’s my few hundred times I complain myself about loneliness, depressions, and any other negative emotion since I don’t have someone here beside to love me as a soulmate. But one of my friend Irawan Hutama replies a simple line that opened my mind.

We simply tweet in French, but actually it was one of my stupid way to use the Google Translate because I cannot speak French at all beside “Oui”. *LOL*

When I mention that sometimes I felt alone, he replies that I don’t need to worry, since all my friends were always there for me. And this simple line awakes me. Indeed, he is right. I never ever can be alone in this world. I got family, friends, workmates, and everyone loves me.. No need to waste my precious happy time that I could spend with them just to think of my sorrow being a single with no spouse besides me. And that is so true, “Et ‘toujours là’ est mieux que ‘parfois seul’. And ‘always there’ is better than ‘sometimes alone’.”

Thanks, dear friend.. That’s such a wake up call for me.

Regards,

.int.